Bisnis
online atau online business adalah bisnis dengan
menggunakan media internet sebagai media pemasaran suatu produk atau jasa.
Produk yang dipasarkan berupa produk barang, produk digital, dan jasa. Contoh
produk barang adalah pakaian, makanan, elektronik, dan lain-lain, sedangkan
untuk produk digital adalah e-book, video, audio, dan software. Jenis jasa
dapat berupa desain grafis, jasa pemasangan iklan, jasa penerjemah, dan lain
sebagainya (Timothi, 2010).
Macam-macam Bisnis
Online
Menurut Priyatno (2009), terdapat banyak
sekali macam-macam bisnis online, misalnya bisnis sebagai penjual produk orang
lain dengan memajang iklan di blog atau situs, bisnis menulis artikel atau me-review
produk orang lain, bisnis menjadi clicker
iklan, dan sebagainya. Menurut erikut ini macam- macam bisnis online:
1. Bisnis
menjual produk atau jasa sendiri
Bisnis menjual produk atau jasa sendiri
dapat dilakukan secara online di internet. Bagi yang memiliki produk atau jasa
yang ingin dijual dapat mengiklankan produk di internet melalui situs iklan,
melalui blog atau situs yang dimiliki, atau melalui online store. Contoh produk atau jasa yang dapat dijual seperti
komputer, notebook, peripheral, elektronik, e-book, software, motor, mobil,
rumah, jasa web design, hosting, konsultan servis, dan sebagainya. Contoh situs
bisnis di Indonesia yang dapat dimanfaatkan untuk menjual produk atau jasa
sendiri, yaitu bhinneka.com atau glodokshop.com
2. Bisnis
menjual produk orang lain (afiliasi)
Bisnis afiliasi, yaitu suatu bisnis online
yang bekerja sama untuk menjualkan produk dari pemilik produk dengan cara
memajang iklan di blog atau situs. Publisher yang memajang iklan akan
mendapatkan komisi jika ada orang yang berkunjung di blog atau situs dan
melakukan klik iklan dan terjadi transaksi pembelian produk tersebut. Produk-produk
yang dijual dari pemilik produk bisa bermacam-macanm seperti buku, komputer
software, games, e-book, furniture, rumah, pakaian, elektronik, dan sebagainya.
Contoh-contoh program afiliasi di internet yaitu: Amazon Associates, Commission Junction, Affiliate Fuel, Link Share,
Hostgator Forex, Affiliate Getresponse, Link Connector, AdPlosion, ClixGalore,
IncentaClick Affiliate Nerwork, Click Bank, RocketProfit
3. Bisnis
PPC (Pay Per Click)
Bisnis PPC, yaitu bisnis online dengan
cara menjadi pemajang iklan produk dari pemilik produk dan akan mendapatkan
komisi jika ada pengunjung yang melakukan klik iklan yang dipasang di blog atau
situs. Untuk menjalankan bisnis ini publisher harus memiliki situs atau bisa
juga menggunakan blog gratisan seperti blogger, wordpress, atau multiply. Ada 4
pihak yang saling terlibat, yaitu pemilik produk, agen iklan, publisher, dan
Pengunjung. Contoh-contoh program PPC yaitu : Google Adsense, Adbrite,
Peakclick, Kumpulblogger (program Indonesia), Kliksaya (program Indonesia),
AdsenseCamp (program Indonesia), dan ppcindo (program Indonesa).
4. Bisnis
Paid Review
Bisnis Paid Review yaitu suatu bisnis
online di mana publisher akan mendapatkan bayaran dengan cara menulis review
tentang produk dari pemilik produk di situs atau blog. Ada 3 pihak yang saling
bekerja sama, yaitu pemilik produk, agen iklan, dan publisher.
·
Pemilik produk (advertiser), yaitu
perseorangan atau badan yang memiliki produk untuk di-review oleh pihak lain
agar produknya lebih dikenal oleh orang dan mendapatkan backlink tambahan untuk
situsnya.
·
Agen iklan (program Paid Review),
pemilik produk mendaftarkan diri di situs program Paid Review dan kemudian
menawarkan job review kepada para
blogger yang sudah terdaftar di program tersebut. Agen iklan akan mendapatkan
bayaran setiap ada review yang dihasilkan. Jadi program Paid Review merupakan
media tempat bertemunya advertiser dengan blogger.
·
Publisher
atau blogger, sebagai blogger yang akan me-review produk maka perlu
mendaftarkan diri di situs program Paid Review, kemudian menunggu atau mencari
job dari advertiser untuk me-review produk di blog yang dimiliki.
Contoh program Paid Review antara lain: SponsoredReviews,
BuyBlogReviews, Reviewme, Bloggerwave, Smorty, PayPerPost, Blogsvertise,
Reviewmu (Program Indonesia), dan AdReviewCamp (Program Indonesia).
5. Bisnis
PTC (Paid to Click)
Bisnis PTC, yaitu bisnis online di mana seseorang
akan dibayar jika melakukan klik dan melihat iklan dari pemilik produk di situs
program PTC. Bisnis ini bisa dibilang cara yang paling mudah untuk mendapatkan
uang dari intermet, karena hanya mendaftar di program PTC kemudian melakukan
klik pada iklan, selain itu tidak memerlukan situs atau blog untuk menjalankan
bisnis ini. Ada 3 pihak yang saling bekerja sama, yaitu pemilik produk, Agen
iklan, dan sesorang sebagai clicker.
Contoh program PTC adalah: NeoBux,
TitanClicks, Bux.to, LinkGrand, DaddyBux, Clixsense.com, Clix4Coins, TurboBux,
AdverBux, TrafficBux, Klikrupiah (program Indonesia), Buxrupiah (program
Indonesia), Klikajadeh (program Indonesia), Ngebux (program Indonesia)
Persyaratan Bisnis
Online
Menurut Priyatno (2009), bisnis online
membutuhkan perangkat seperti komputer atau notebook dan perangkat jaringan
internet seperti modem atau dapat dilakukan secara gratis dengan mendatangi
area hotspot untuk mengakses internet gratis dengan notebook. Selain itu, jika
tidak memiliki komputer yang terhubung ke internet dapat melalui warnet untuk
mengakses internet dan menjalankan bisnis online. Syarat lain yaitu harus
memiliki alamat email, nomor rekening bank, dan akun PayPal atau AlertPay. Dari
segi biaya, modal untuk berbisnis online relatif kecil atau mungkin hanya butuh
pengeluaran untuk akses internet saja, tetapi dapat menghasilkan income yang besar.
Tujuan Bisnis Online
Menurut Tan (2009), terdapat tujuan
dalam menjalankan bisnis online diantaranya :
1. Mendapatkan
Penghasilan
Mendapatkan penghasilan merupakan tujuan
sebagian besar orang yang terjun ke bisnis online. Bisnis online yang pada
awalnya dijadikan sebagai pekerjaan sampingan. Namun, ketika mulai menikmati hasilnya
sesorang akan menjadikan bisnis online sebagai pekerjaan utama. Bahkan, mungkin
akan mengundurkan diri dari pekerjaan offline.
2. Mendapatkan
Pengunjung
Banyaknya pengunjung suatu website
berbanding lurus dengan uang yang akan diperoleh. Oleh karena itu, tidak heran
jika kebanyakan pemilik website selalu berupaya menjaring pengunjung
sebanyak-banyaknya sehingga semakin besar peluang untuk mengoptimalkan
websitenya.
3. Membangun
Komunitas
Adanya perkumpulan atau komunitas produk
yang sesuai sangat penting karena hal tersebut dapat menjadi motor penggerak
kemajuan bisnis online yang dimiliki. Semakin besar komunitas online yang
dimiliki, maka semakin maju bisnis yang dijalankan.
4. Berkomunikasi
Internet adalah media komunikasi
sehingga menjadi hal penting untuk memastikan agar seluruh aspek website, baik
tampilan maupun isi mampu berkomunikasi secara baik kepada pengunjung. Apabila
salah satu sisinya ada yang bekerja tidak optimal, tentu akan memengaruhi
keberhasilan.
5. Mendapatkan
Iklan
Penghasilan juga diperoleh dari para
pengunjung yang memasang iklan. Oleh karena itu, bukan hanya pengunjung saja
yang perlu dihadapi, tetapi juga para pengiklan. Pendekatan yang diperlukan tentu
juga berbeda dengan mendapatkan uang dari pengunjung.
Strategi Membangun
Bisnis Online
Menurut Timothi (2010), strategi bisnis
online dapat dilakukan dengan cara :
1. Menentukan
sebuah konsep bisnis, misalnya dengan membuat blog dengan konten yang sesuai
dengan ide.
2. Mempromosikan situs baik secara online
maupun offline
3. Memastikan computer dapat menangani
bisnis yang dijalankan dengan kecepatan koneksi yang memadai.
4.
Menyiapkan prosesor pembayaran seperti
Paypal.
5. Perlu hak aplikasi untuk mengelola bisnis yang
dijalankan, yang memerlukan :
a) Aplikasi
e-commerce, yaitu salah satu kombinasi keranjang belanja, otomatisasi, dan
afiliasi manajer seperti 1ShoppingCart.com.
b) Email
aplikasi, seperti Outlook atau Thunderbird untuk menyortir dan menyaring email
c) Komputer
server cadangan, untuk melakukan backup secara teratur terhadap komputer
d) Satu
set komputer dengan minimum Pentium IV yang dilengkapi dengan modem untuk
koneksi internet.
e) Hard
drive berkapasitas sekurang-kurangnya 80GB
f) Komputer
yang dilengkapi dengan CD-RW dan juga sejumlah CD kosong.
g) Saluran
telepon untuk akses internet.
h) Tempat
kerja yang nyaman.
i) Software
antivirus.
j) HTML
Editor sebagai alat untuk mengedit web.
k) FTP
Progran yang digunakan untuk meng-upload file ke server.
l) Word
Frocessor, seperti Mierosoft Word dan Spreadsheet contohnya Microsoft Excel.
Menurut Timothi (2010), berikut ini
merupakan cara sederhana untuk memulai sebuah bisnis online.
1. Langkah
pertama adalah cari sebuah ide produk atau jasa. Ide yang bagus untuk membuat
bisnis online haruslah menjadi sebuah ide yang membuat orang lain tertarik
2. Membuat
sebuah situs atau blog dan membeli nama domain dan hosting. Nama domain harus
sederhana dan berkaitan dengan ide bisnis
3. Langkah
terakhir dalam bisnis online adalah bagaimana cara untuk menghasilkan uang.
Keuntungan Memiliki
Bisnis Online
Menurut Timothi (2010), salah satu
kemudahan untuk memiliki Bisnis Online adalah proses pemasarannya yang simple.
Jika dibandingkan dengan bisnis offline (atau bisnis biasa), ada banyak batasan
seperti modal regulasi, tempat usaha, izin resmi, sumber daya manusia, dan lain
sebagainya. Namun, dengan pemasaran produk secara online, dapat memasarkannya
tanpa batas area atau zone atau pemasaran secara global. Kemudahan lainnya yang
akan didapatkan dalam menjalankan bisnis online adalah bisnis dapat
diotomatisasi dengan menggunakan sistem penjualan dan follow up yang telah diatur
sebelumnya. Artinya sistem ini akan melayani calon pembeli dari seluruh dunia
dan di-follow up secara otomatis dengan menggunakan sebuah sistem yang sudah
di-setup sebelumnya.
Success in business does not depend on what you say, what
you hear, what you feel, what you see. It depends on what you do — Selwyn D.
Goodwin J
DAFTAR PUSTAKA
Priyatno, D. 2009. Panduan Mudah Bisnis Online. Yogyakarta:
MediaKom.
Tan, I. 2009. Meraup Uang Dari
Bisnis Online: Menjadi Kaya Lewat Website dan Blog Anda. Jakarta: Penerbit
Libri.
Timothi, J. 2010. Membangun Bisnis Online. Jakarta: PT.
Alex Media Komputindo.

0 Comments